Ngeblog lagi

Blogging memang bukan hal baru bagi saya, sejak awal kemunculan blogspot saya sudah memiliki 2 blog, teman seperjuangan saya waktu ngekost dulu malah saya racunin jadi blogger. Awalnya dia tidak berminat dengan alasan tidak bisa nulis, namun beberapa tahun kemudian tiba tiba saja dia sudah punya blog dengan domain nama sendiri.

Menulis memang mengasyikkan, saya jadi teringat ketika dulu saat SMP adik saya yang saat itu masih SD -Sekarang doi sudah jadi bapak 2 orang anak- ingin ikut lomba baca puisi tingkat kota, lalu dia minta saya untuk membuatkan sebuah puisi untuknya. Tak disangka sangka ternyata dia menang –saya lupa juara berapa- dan mendapatkan hadiah. Itu adalah kebanggaan pertama saya dalam dunia tulis menulis.

Sejak saat itu saya senang mencoret coret buku sekolah saya, entah menulis puisi atau sekedar bercerita tentang kehidupan dan pengalaman sehari hari, termasuk menuliskan perasaan perasaan saya ketika sering di bully di sekolah.
Biasanya ide ide tulisan itu akan mengalir deras ketika berkaitan dengan perasaan, sayang dulu dunia literasi tidak seenak sekarang. Jaman saya dulu tidak ada FB, tidak ada watpad, blogspot dan worpress belum muncul.

Tulisan tulisan kita baik itu puisi cerpen dan sebagainya, hanya bisa kita tuliskan dalam buku saja dan beberapa tahun kemudian kita baca lagi lalu disimpan menjadi sebuah kenangan yang ingin kita tunjukkan kepada anak cucu kelak. Itu sih niatnya yah, faktanya udah lupa tuh kemana semua buku buku itu. Hahaha..

Sebelum ada FB dan sosmed lainnya, dulu setiap menjelang kelulusan sekolah kami saling mengedarkan buku diari lalu semua teman teman sekelas akan menuliskan biodata dan hal hal yang mereka sukai di halaman buku kita supaya tidak lupa dikemudian hari dan menjadi kenangan buat diceritakan ke anak cucu kelak “Hey sebelum ada sosmed buku ini lah wall / beranda sosmed kami”.

And again… itu niatnya, faktanya entah raib kemana semua itu. Untunglah lewat FB kita dengan mudah menemukan teman teman sekolah dan teman teman masa kecil dulu.

Ketika awal tahun 2000-an blogspot berkembang, para blogger pun ramai bermunculan bak jamur di musim hujan, termasuk saya yang ikut hanyut dalam euforia itu. Komunitas komunitas blogger pun banyak bertebaran tergantung genre yang kita mau, tapi tetap yang paling favorit adalah travel blogger.

Bahkan menurut saya, trend traveling di Indonesia ini dipengaruhi oleh para travel blogger yang menyuguhkan cerita aduhai plus photo indah yang sangat menarik tentang sebuah lokasi yang ia kunjungi, sehingga membuat para pembaca tergoda untuk kesana.

Dan puncaknya adalah ketika maskapai penerbangan berlomba lomba perang tarif, itu adalah salah satu masa masa indah yang didambakan para blogger dan traveler.

Menulis itu gampang gampang susah, gampangnya adalah kita tinggal menuliskan pengalaman atau perasaan atau ide di kepala apa adanya, gak usah ribet ribet mikirin gaya bahasa yang harus sesuai dengan EYD dan hal hal njlimet lainnya, just write it down.

Susahnya adalah ketika dibutuhkan konsistensi, awal awal sih rajin banget menulis, sampai sampai hal yang gak penting pun kita tulis juga di blog. Tapi setelah beberapa bulan dan beberapa tahun mulai bingung “hmmm nulis apa lagi yah ?” atau saking sibuknya dan capek beraktifitas jadi gak mood lagi buat nulis.

Itulah yang membedakan seorang penulis atau dalam hal ini seorang blogger sejati dengan bloger musiman yang hanya ikut ikutan euforia saja, perbedaannya adalah di konsistensi. “Menulis itu mudah” kata mas Arswendo Atmowiloto, tapi dibalik kemudahan itu dibutuhkan konsistensi.

Dan kini… saya bikin blog lagi, setelah selama ini sibuk jadi ghost writer di sana sini dan menulis di beberapa media online saya pun memutuskan untuk membuat blog pribadi lagi.

Semoga anda tidak bosan karena tulisan tulisan saya biasanya panjang panjang dan semoga saya juga tidak bosan dan tetap konsisten menulis di blog ini, “Lho kok bosan ?“ ya karena selama ini setiap saya bikin tulisan, langsung gajian. Hehehehehe…

So, melalui artikel ini saya ucapkan Welcome to my personal blog.. hope you like it.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *